Iklan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 14 Maret 2016

Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Penggerak (Fan Belt)

LANGKAH-LANGKAH PENYETELAN SABUK PENGGERAK (FAN BELT)


img

A. Peralatan
Peralatan yang dipergunakan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah:
• Peralatan standar dalam peralatan standar dalam kotak alat
• Pengungkit

B. Bahan
Bahan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah:
• Kendaraan atau motor

C. Langkah kerja
1.Periksa seluruh bagian sabuk penggerak. sabuk yang rusak (pada gambar) harus diganti. Jika tidak dapat diperiksa saat terpasang, sabuk harus dikeluarkan untuk diperiksa.
img

2.Periksa kedudukan sabuk penggerak. Bila kedudukannya pada puli terlalu dalam, permukaan dalam sabuk menempel permukaan datar puli, maka sabuk harus diganti.
img
3.Stel tegangan sabuk penggerak. Letak penyetel biasanya pada baut / mur pemegang alternator.

D. Cara menegangkan sabuk
Kendorkan baut / mur pemegang alternator, kemudian ungkit alternator sehingga didapatkan tegangan sabuk yang diinginkan dan kencangkan baut / mur pemegang alternator lagi.
1. Penyetelan yang baik
Sabuk yang pendek dapat ditekan dengan tangan (10 mm, sabuk yang panjang 15 mm).

2. Penyetelan yang tidak tepat
Akibat penyetelan ketegangan sabuk penggerak yang tidak tepat:
• Kurang tegang : sabuk akan slip / cepat aus, putaran alternator dan fan / kipas pendingin serta pompa air akan kurang.
• Terlalu tegang : bantalan pompa air dan alternator menjadi cepat rusak.

3. Ukuran sabuk mengikuti normalisasi
• Lebar : 9.5, 10.5, 11.5, 12.5 mm.
• Panjang : Pentahapannya adalah 25 mm, (misal : 800, 825, 850 mm dst.)

Tags : Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Penggerak (Fan Belt), Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Penggerak (Fan Belt), Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Penggerak (Fan Belt)

Minggu, 13 Maret 2016

Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Timing (Timing Belt)

LANGKAH-LANGKAH PENYETELAN SABUK TIMING (TIMING BELT)

img

A. Peralatan
Peralatan yang dipergunakan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :
• Peralatan standar dalam peralatan standar dalam kotak alat
• Set kunci sok

B. Bahan
Bahan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :
• Kendaraan atau stan mesin/motor

C. Langkah Kerja
1.) Pastikan arah putaran mesin/motor/engine, yaitu dengan cara menstarter mesin, maka akan diketahui arah putarannya.. Kebanyakan mesin/motor/ engine arah putarannya searah jarum jam, jika dilihat dari depan mesin kendaraan, namun terdapat juga mesin/motor/engine yang arah putarannya berlawanan arah jarum jam
2.) Cari lubang pemeriksaan sabuk timing pada rumah / penutup sabuk timing. Jika tidak ada lubang, rumah sabuk timing harus dibuka / dilepas.
3.) Periksa keadaan semua gigi sabuk timing. Sabuk timing yang retak – retak (seperti gambar) harus diganti.
4.) Kendorkan sekrup-sekrup pada tensioner sampai rol penekan dapat digerakkan, supaya sabuk timing tertekan dengan sendirinya oleh pegas.
5.) Putar motor satu putaran dengan kunci, sesuai dengan arah putaran motor. Jangan memutar motor berlawanan arah, akibatnya sabuk timing akan melompat-lompat, sehingga terjadi kesalahan saat / waktu timing‟ antara poros engkol dan poros kam. Setelah motor diputar satu kali, akan didapatkan ketegangan sabuk timing (timing belt) yang sesuai.
6.) Keraskan kembali sekrup pada tensioner.

D. Perhatian
Beberapa motor dilengkapi dengan rol penekan sabuk timing tanpa pegas, atau roda pompa air berfungsi sebagai rol penekan. Di sini perlu dipakai alat penyetel khusus untuk mencapai penyetelan ketegangan yang sesuai.
Jangan membengkokkan sabuk timing atau melumasi sabuk timing dangan oli/vet.
Sabuk timing biasanya diganti baru setiap 100‟000 km.
Sabuk timing yang tegangannya kurang, gigi-giginya dapat melompat, sehingga bisa terjadi benturan antara torak dengan katup. Sabuk timing yang tegangannya terlalu besar mengakibatkan suara mendengung dan sabuk timing cepat aus.

Tags : Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Timing (Timing Belt), Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Timing (Timing Belt), Langkah-Langkah Penyetelan Sabuk Timing (Timing Belt)

Kamis, 10 Maret 2016

Langkah-Langkah Pengencangan Kepala Silinder Dan Penyetelan Celah Katup

LANGKAH-LANGKAH PENGENCANGAN KEPALA SILINDER DAN PENYETELAN CELAH KATUP


A. Peralatan
Peralatan yang dipergunakan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :
1. Peralatan stndar dalam peralatan standar dalam peralatan standar dalam kotak alat
2. Kunci sok 3/8”
3. Kunci momen

B. Bahan
Bahan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang baik dan harus dipersiapkan sebelumnya adalah :
1. Kendaraan atau stan motor/ mesin hidup
2. Paking tutup kepala silinder
3. Lap

C. Langkah kerja
1. Cari besar celah katup di dalam buku data / manual. Besarnya celah katup pada mesin panas / dingin biasanya tidak sama.
2. Lepas tutup kepala silinder.
3. Kencangkan baut-baut kepala silinder dengan kunci momen sesuai dengan urutan pengencangan yang benar seperti gambar. Data kekuatan pengencangan baut lihat di buku manual.
img
4. Kencangkan baut atau mur unit tuas penekan katup dengan kunci momen sesuai dengan urutan pengencangan yang benar seperti gambar. Pengencangan jangan terlalu keras. Data kekuatan pengencangan baut lihat di buku manual.
img
5. Putar motor searah dengan putarannya sampai tanda TMA tepat. Tanda TMA terletak pada puli motor (gambar) atau pada roda gaya.
img
6. Tentukan posisi saat akhir langkah kompresi, apakah terjadi pada silinder pertama atau silinder terakhir. Saat akhir langkah kompresi dapat diketahui dari adanya celah pada kedua katupnya, karena posisi kedua katup tertutup.
7. Stel katup, dimana setengah dari jumlah katup dapat distel. Pertama, silinder yang berada pada posisi saat terakhir kompresi, kedua katupnya dapat distel. Pada silinder berikutnya, katup masuk dapat distel. Pada silinder berikutnya lagi, katup buang dapat distel, dan demikian juga untuk silinder berikutnya. Katup-katup pada silinder terakhir tidak dapat distel.


Tags : Langkah-Langkah Pengencangan Kepala Silinder Dan Penyetelan Celah Katup, Langkah-Langkah Pengencangan Kepala Silinder Dan Penyetelan Celah Katup, Langkah-Langkah Pengencangan Kepala Silinder Dan Penyetelan Celah Katup
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut